Sebuah sumber yang dikutip Reuters menyebut Steve Witkoff, yang secara resmi akan menduduki jabatan tersebut di bawah pemerintahan Trump, bertemu secara terpisah pada akhir November dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani.
Ia bertemu dengan Sheikh Mohammed di Doha pada tanggal 22 November dan Netanyahu di Israel pada 23 November.
Percakapan Witkoff tampaknya ditujukan untuk membangun diplomasi yang gagal selama hampir 14 bulan oleh pemerintahan Biden, Qatar, dan Mesir yang bertujuan untuk gencatan senjata yang langgeng antara Israel dan kelompok militan Hamas di Gaza dan pembebasan puluhan sandera Israel yang ditahan di daerah kantong tersebut.
“Pertemuan tersebut juga menandakan bahwa negara Teluk Qatar telah kembali menjadi mediator utama setelah menangguhkan perannya bulan lalu,” kata sumber tersebut, dikutip Kamis (5/12/2024).
Sumber tersebut menambahkan bahwa negosiator Hamas kemungkinan akan segera kembali ke ibu kota Qatar, Doha, untuk melakukan pembicaraan lebih lanjut.
“Keduanya sepakat bahwa gencatan senjata Gaza diperlukan sebelum pelantikan Trump sehingga setelah pemerintahan Trump menjabat, ia dapat beralih ke isu-isu lain, seperti menstabilkan Gaza dan kawasan tersebut,” kata sumber tersebut, yang diberi pengarahan tentang pertemuan Witkoff dan berbicara dengan syarat anonim.
Witkoff juga bertemu keluarga sandera Israel, kata seorang pejabat Israel kepada Reuters. Ia “berbicara dengan mereka tentang upaya Tim Trump untuk mencoba dan menengahi kesepakatan sebelum pelantikan,” kata pejabat itu.
Witkoff adalah investor real estat dan donatur kampanye Trump yang memiliki hubungan bisnis dengan Qatar dan negara-negara Teluk lainnya, tetapi ia tidak memiliki pengalaman diplomatik sebelumnya.
Sementara para pembantu Biden telah mengetahui kontak Witkoff dengan pejabat Israel, Qatar, dan pejabat Timur Tengah lainnya dan memahami bahwa utusan Trump mendukung kesepakatan Gaza sesuai dengan arah yang telah ditempuh pemerintah, kata seorang pejabat AS.
Tim Presiden Joe Biden telah memberi informasi terkini kepada kubu Trump, tetapi kedua belah pihak belum bekerja sama secara langsung, kata pejabat AS tersebut kepada Reuters, yang berbicara dengan syarat anonim.
Pemerintah Biden tidak melihat perlunya berkoordinasi dengan Witkoff karena menganggap diskusinya dengan para pelaku regional sebagian besar merupakan upaya untuk mempelajari masalah daripada negosiasi, kata pejabat tersebut.
Tim transisi Trump dan perwakilan Witkoff tidak segera menanggapi permintaan komentar tentang pertemuan tersebut.
“Dalam rangka optimalisasi harga tiket pesawat di Nataru 2024/2025 sudah dilakukan rakor lintas KL dan stakeholder dengan pemberian dukungan instrumen terhadap kelas ekonomi penerbangan domestik,” katanya dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR RI, Rabu (4/12/2024).
Telah dilakukan Rapat Koordinasi lintas K/L dan stakeholders diantaranya maskapai nasional, INACA, PT Angkasa Pura Indonesia, Pertamina, Kemenko Perekonomian, Kemenko Infrastruktur dan Wilayah dan Kementerian BUMN pada tanggal 7, 14, 18, 20, 21 dan 23 November.
Terjadi kesepakatan pemberian dukungan instrumen terhadap kelas ekonomi penerbangan domestik yakni opsi penambahan jam operasi bandar udara dan layanan navigasi penerbangan menjadi 24 jam
Selanjutnya potongan 50% untuk tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) dan Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U).
“Penurunan Fuel Surcharge dari 10% menjadi 2% untuk tipe Jet dan dari 25% menjadi 20% untuk tipe Propeller,” kata Dudy.
Dukungan itu berlaku selama periode Nataru yakni 19 Desember 2024 sampai dengan 03 Jan 2025. Sedangkan untuk diskon avtur Berlaku selama Desember 2024.
“Pemberian potongan harga jual avtur di 19 bandar udara dengan rentang Rp 700 sampai dengan Rp 980 per liter,” sebut Dudy.
Langkah tersebut dipayungi oleh beberapa Regulasi Kementerian Perhubungan yakni Keputusan Menteri Perhubungan KM 15 tahun 2024 tentang Penurunan Biaya Fuel Surcharge, Surat Menteri Perhubungan PR.303/1/20/MHB/2024 kepada Penyelenggara Bandara/Badan Usaha Bandar Udara serta Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara 250 DJPU tahun 2024 Pengurangan Tarif Jasa Kebandarudaraan.
“Berbeda dengan komunikasi menggunakan nomor MSISDN (Mobile Subscriber Integrated Services Digital Network Number) biasa, kalau WhatsApp itu kita blok di networknya operator, tidak terblok di WhatsApp,” kata Nugroho ditemui di kantor Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Selasa (3/12/2024).
Dia menjelaskan pihak operator tengah memperjuangkan terkait keamanan digital di telekomunikasi bisa diandalkan. Hal tersebut tengah dilakukan lewat Asosiasi Penyelenggara Telekonmunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) kepada pemerintah.
Langkah-langkah tersebut tengah diperjuangkan. Dia menjanjikan akan memberikan informasi jika sudah ada informasi terbaru.
“Itu sedang kami perjuangkan melalui ATSI dengan seluruh operator selulear kepada pemerintah. Nanti insyaallah akan ada langkah-langkah berikutnya yang kita update,” jelasnya.
Sebelumnya saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi I DPR, November 2023, operator seluler pernah menyatakan hal serupa. WhatsApp ataupun platform digital lain masih bisa digunakan meski nomor ponsel tidak lagi digunakan.
Saat itu, Presiden Direktur Smartfren Merza Fachys menyebut belum ada regulasi mengatur identitas nomor pelanggan bisa digunakan untuk aktivitas lain. Pihak operator mengajukan untuk satu nomor hanya boleh digunakan oleh orang yang sama.
“Jadi kalau punya nomor 0881xxx yang hari ini dipakai, kemudian dipakai WhatsApp, kemudian enggak langganan lagi karena enggak diisi ulang, WA ini tetap hidup dengan nomor itu,” jelasnya.
“Ini salah satu kekosongan karena regulasi tidak mengatur apakah identitas nomor pelanggan yang 0881 sekian itu boleh digunakan untuk yang lain-lain,” lanjutnya.
Anemia defisiensi besi (ADB) adalah ancaman serius bagi kesehatan bangsa. Ketika prevalensi ADB melanda populasi produktif, dampaknya meluas hingga ke ranah psikologis, sosial, dan ekonomi, menggerogoti fondasi keberlanjutan bangsa. Narasi kekurangan zat besi ini mewakili aspek multidimensi yang tak melulu soal kurangnya asupan makanan sumber zat besi semata, tetapi juga pesan kunci berupa risiko kehilangan sumber daya manusia untuk masa depan bangsa.
Meskipun ADB salah satu bentuk malnutrisi yang paling umum terjadi di dunia, namun kondisi ini lebih fundamental di negara berkembang, termasuk Indonesia. Menurut WHO (2023), sekitar 30 persen populasi global menderita anemia, dengan defisiensi besi sebagai penyebab utama. Di Indonesia, Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 mencatat 1 dari 3 anak usia 6-12 tahun menderita anemia.
Fakta yang sama juga terjadi pada remaja putri yaitu sebesar 32 persen yang menderita anemia kekurangan besi. Bahkan angkanya lebih tinggi pada populasi ibu hamil, yaitu 48 persen. Angka-angka ini menyoroti ironi sebuah bangsa yang berlimpah sumber daya, namun terjebak dalam kekurangan mikronutrien vital.
Secara biomedis, zat besi adalah salah satu elemen yang membentuk inti kehidupan manusia. Hemoglobin pada sel darah merah yang menjadi kendaraan oksigen dan sejumlah nutrien penting untuk tubuh, memiliki struktur besi yang krusial.
Ketika zat besi absen, tubuh kehilangan kemampuan memproduksi hemoglobin yang cukup, menyebabkan otak kekurangan oksigen. Efeknya bukan hanya pada fisik yang lemah, tetapi juga pada kapasitas kognitif. Kekurangan oksigen di otak menyebabkan kesulitan berkonsentrasi, kecemasan, depresi, dan bahkan keputusasaan.
Dampak Tersembunyi
ADB tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga pada kesehatan mental, meski seringkali diabaikan. Padahal mekanismenya dapat dijelaskan dengan tegas. Kekurangan zat besi memengaruhi metabolisme dopamin dan serotonin, dua neurotransmitter yang bertanggung jawab atas mood dan motivasi.
Studi skala besar oleh Beard (2005) membuktikan, perempuan dengan anemia berisiko dua kali lebih besar mengalami depresi postpartum. Penelitian Anggraeni (2020) juga menemukan prevalensi depresi pada remaja putri dengan anemia jauh lebih tinggi dibanding kelompok tanpa anemia. Depresi ini mengarah pada keputusasaan, rendahnya rasa percaya diri, dan ketidakmampuan untuk mengambil inisiatif.
Pada populasi anak, angka kejadian dan dampaknya ternyata lebih merisaukan. Penelitian Lozoff (2019) menunjukkan bahwa anak-anak dengan anemia kronis cenderung memiliki IQ lebih rendah dan performa akademik yang buruk dibandingkan anak sehat.
Bahkan survei terbaru dari Fokus Kesehatan Indonesia (FKI) oleh Nila Moeleok dkk di tahun 2024 menunjukkan fakta yang lebih mengkhawatirkan. Hampir sepertiga anak usia sekolah dasar di Jakarta mengalami anemia kurang besi dan terbukti berisiko hingga 3 kali lebih besar untuk memiliki working memory score yang rendah.
Skor rendah ini merujuk pada ketidakmampuan fokus dan berkonsentrasi di kelas, serta keengganan berinteraksi dengan guru dan teman sebaya. Ini semua adalah indikator penting pembentuk kesehatan jiwa yang prima, dan terhambat oleh kondisi anemia kurang besi. Sungguh suatu fakta miris!
Dalam dunia kerja, telah banyak studi yang membuktikan hubungan erat antara kesehatan fisik dan mental sebagai pilar utama indeks produktivitas. Pekerja dengan anemia memiliki produktivitas 2 hingga 3 kali lebih rendah (Horton & Ross, 2003). Sebuah studi di India oleh Sivakumar dan Rajagopal menemukan bahwa defisiensi besi pada pekerja usia produktif berkontribusi pada kerugian ekonomi hingga 1,5 persen dari GDP nasional.
Indonesia tidak terkecuali. Data dari studi epidemiologis yang dilakukan Lestari (2020) mendapatkan fakta bahwa perempuan pekerja di pabrik tekstil yang menderita anemia defisiensi besi menghasilkan 15 persen lebih sedikit produk per hari. Hal ini dipicu oleh kelelahan kronis akibat kurangnya suplai oksigen di otak hingga otot, menurunnya daya tahan tubuh, dan lambatnya waktu pemulihan setelah bekerja.
Bila dibuatkan simulasi kondisi yang sama pada sektor pekerjaan lainnya, tentu dampak kerugiannya akan sangat luar biasa. Bayangkan, generasi muda yang seharusnya menjadi motor penggerak ekonomi bangsa, justru terhalang oleh gangguan kognitif dan emosional akibat anemia.
Ketika otak tidak bekerja optimal, sinkronisasi motorik dan sensorik terganggu, sehingga karya dan produktivitas turut terhenti. Bila terjadi secara luas, defisiensi besi tentu menjadi penghambat struktural bagi transformasi bangsa.
Penyebab sistemik
Di tingkat paling dasar, ADB berakar dari pola makan yang tidak seimbang. Tubuh membutuhkan zat besi sebagai elemen vital untuk kehidupan, tetapi asupan harian sering kali tidak mencukupi. Di Indonesia, pola makan masyarakat cenderung berbasis karbohidrat, seperti nasi, yang rendah kandungan zat besi.
Pada bayi di usia penyapihan yang secara statistik menjadi awal masifnya masalah ADB di Indonesia, penyebabnya justru menjadi semakin menantang. Kebutuhan zat besi pada usia enam bulan hingga satu tahun hingga enam kali lipat dari orang dewasa, butuh asupan protein hewani yang kaya zat besi serta mudah diserap tubuh. Namun dibanyak keluarga Indonesia dengan keterbatasan ekonomi, daging merah, telur, hati ayam atau sumber zat besi hewani lainnya dianggap “kemewahan” yang sulit dijangkau.
Sistem pangan yang berfokus pada kuantitas, bukan kualitas, memperparah masalah ini. Inovasi pangan dengan mengarusutamakan pangan lokal pun belum optimal dikembangkan hingga ke polosok negeri.
Belum lagi tingginya angka kejadian penyakit infeksi seperti cacingan, sebagai penyebab signifikan anemia, terutama di wilayah pedesaan Indonesia. Filosofisnya, infeksi mencerminkan ketidakadilan sosial, ia berkembang di lingkungan dimana air bersih, sanitasi, dan pendidikan kesehatan tidak tersedia.
ADB juga lahir dari struktur sosial dan ekonomi yang tidak adil. Ketika kemiskinan membatasi akses masyarakat terhadap makanan bergizi, anemia menjadi gejala dari ketimpangan ini. Fakta paradoksnya sangat lugas, misalnya masyarakat pesisir yang seharusnya makmur dengan sumber ikan berlimpah malah terjebak dalam malnutrisi dan kurang asupan protein hewani akibat distribusi sumber daya yang tidak merata!
Di Indonesia, suplementasi zat besi melalui tablet tambah darah (TTD) sering kali terhambat oleh distribusi yang tidak merata, kurangnya edukasi, atau rendahnya tingkat kepatuhan. Hanya 40 persen remaja putri di Indonesia yang rutin mengonsumsi TTD sesuai anjuran (Riskesdas, 2018). Ini menunjukkan kegagalan sistemik dalam mengedukasi dan memotivasi masyarakat untuk menjaga kesehatannya.
Apa yang Harus Dilakukan?
Mengatasi anemia bukan sekadar mengisi kekurangan zat besi, tetapi juga mereformasi sistem yang menciptakan kekurangan itu. Dibutuhkan harmoni antara tubuh, lingkungan, dan sistem sosial untuk menghilangkan anemia dan membangun masyarakat yang lebih sehat, kuat, dan produktif.
Pendidikan dan promosi kesehatan wajib dioptimalkan. Kampanye masif tentang pentingnya asupan zat besi harus dimulai dari sekolah. Anak-anak perlu diajarkan bahwa makanan bukan hanya soal rasa, tetapi juga energi bagi pikiran dan jiwa. Program Makan Bergizi Gratis menjadi momentum yang tepat untuk memastikan bahwa selain asupan gizi, literasi gizi juga mandatorial di kurikulum pendidikan.
Inovasi pangan oleh pelaku industri nutrisi tentunya solusi strategis bagi upaya pencegahan dan penanggulangan ADB, terutama pada populasi ibu, bayi, anak, dan remaja putri. Teknologi fortifikasi terbukti secara klinis lebih menjanjikan dalam efektivitas pemenuhan kebutuhan zat besi dan mikronutrien penting lainnya.
Salah satu contoh adalah dengan format susu pertumbuhan yang difortifikasi zat besi serta Vitamin C yang meningkatkan bioavailabilitas atau daya penyerapan zat besi oleh tubuh. Penelitian dari Indonesian Nutrition Association (INA) di tahun 2023 membuktikan asupan fortifikasi susu pertumbuhan dengan zat besi dan Vitamin C mampu memenuhi asupan zat besi hingga 40-persen, mencegah ADB dan bahkan mendukung tumbuh kembang anak lebih baik, dan memudahkan pola asuh, berujung pada status kesehatan jiwa yang prima.
Pada ibu hamil dan menyusui, fortifikasi pada produk makanan yang sering dikonsumsi setiap hari terbukti efektif. Perlu komitmen pemerintah untuk memperluas skala keterjangkauan dengan proteksi peraturan yang mengarusutamakan dampak kesehatan masyarakat. Masa depan bangsa terlalu penting untuk dipertaruhkan!
Pemeriksaan anemia di kalangan remaja putri, ibu hamil, dan pekerja harus menjadi kebijakan nasional. Intervensi berupa suplementasi zat besi, seperti tablet tambah darah (TTD), masih bisa dioptimalkan. Tetapi, fortifikasi juga harus di scaling-up karena bukti ilmiah keberhasilannya sudah sangat kuat.
Sudut pandang kesehatan jiwa juga perlu diinjeksi dalam promosi kesehatan secara menyeluruh, tak hanya untuk pencegahan anemia saja. Tujuannya agar holistik, setiap upaya membentuk kesehatan individu sekaligus menargetkan fisik dan jiwa. Pemerintah, swasta, dan komunitas harus berkolaborasi menciptakan ekosistem yang mendukung gaya hidup sehat.
Pada prinsipnya, ADB adalah wujud kegamangan dunia modern, dimana teknologi berkembang, tetapi kesehatan dasar masih terabaikan. Bangsa Indonesia, yang dikenal dengan mentalitas gotong royong, harus melihat anemia bukan sekadar persoalan medis, tetapi juga tantangan moral yang bisa ditanggulangi bersama.
Seperti besi yang menjadi kerangka bangunan, zat besi adalah kerangka bagi jiwa, raga, dan daya pembangunan bangsa. Mengabaikan anemia berarti membiarkan generasi penerus kehilangan kemampuan untuk bermimpi, berpikir, dan berkarya. Menanggulangi anemia berarti memberikan oksigen bagi otak-otak muda yang akan membangun masa depan.
Dengan ditolaknya investasi ini, peluncuran iPhone 16 series secara resmi di Indonesia masih belum menemukan titik terang hingga saat ini.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan alasan penolakan tersebut. Menurutnya, Apple belum memenuhi empat aspek berkeadilan dalam berinvestasi di Tanah Air.
Sementara itu terkait empat aspek yang belum terpenuhi yakni yang pertama terkait perbandingan investasi Apple di negara-negara selain Indonesia.
“Saat ini Apple belum melakukan investasi dalam bentuk fasilitas produksi/ pabrik di Indonesia,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/11/2024).
Kedua, perbandingan investasi merek-merek HKT lain di Indonesia. Ketiga, penciptaan nilai tambah serta penerimaan negara. Terakhir, penciptaan lapangan kerja di Indonesia. Berdasarkan rapat pimpinan pada Senin (25/11/2024), telah diputuskan nilai kewajaran untuk Apple melakukan penambahan investasi berdasarkan aspek berkeadilan tersebut.
Di sisi lain, Kemenperin tetap mengharuskan agar Apple melunasi sisa komitmen investasi hingga tahun 2023. Sisa pelunasan komitmen ini tidak menjadi bagian dari pembahasan proposal baru.
“Pembahasan proposal baru berlaku untuk kewajiban Apple tahun 2024-2026 untuk mendapatkan sertifikat TKDN. Apple memiliki kewajiban untuk melakukan pembahasan proposal setiap 3 (tiga) tahun konsekuensi dari keputusan investasi Apple yang memilih skema inovasi untuk memperoleh sertifikat TKDN,” tuturnya.
Kemenperin melalui Dirjen ILMATE segera memanggil pihak Apple untuk datang ke Indonesia untuk membahas mengenai pelunasan komitmen investasi tahun 2023 dan proposal baru 2024-2026. Kemenperin menganggap bahwa Apple lebih baik untuk segera mendirikan fasilitas produksi/pabrik di Indonesia agar tidak perlu mengajukan proposal skema investasi setiap 3 (tiga) tahun.
“Kemenperin sudah memulai proses pembahasan revisi terhadap Permenperin No.29 Tahun 2017 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penghitungan Nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri Produk Telepon Seluler, Komputer Genggam, dan Komputer Tablet, dengan pertimbangan bahwa landscape industri HKT sudah sangat berbeda dan untuk menegakkan asas investasi yang berkeadilan (fairness),” bebernya.
Banyak pengguna yang kesulitan untuk menghilangkan iklan yang mengganggu saat online. Iklan bisa tiba-tiba muncul saat menggunakan aplikasi atau selagi menonton video.
Setiap jenis HP punya berbagai macam iklan yang berbeda. Cara mematikan iklan yang mengganggu juga beragam untuk tiap jenis HP Android.
Anda bisa mengatasinya dengan beberapa cara. Anda bisa melakukannya tanpa menggunakan aplikasi tambahan.
Simak cara untuk menghilangkan iklan di ponsel Android:
Cara blokir iklan HP di Chrome
1. Buka Google Chrome di aplikasi Android
2. Klik menu tiga titik di sisi kanan atas untuk membuka “Settings”
3. Gulir ke bawah sampai menemukan “Site Settings”
4. Pilih “Pop-ups and redirects” dan gulir toggle untuk mengaktifkan pemblokiran iklan-iklan pop-up
5. Kembali ke “Site Settings” dan pilih “Ads”
6. Gulir ke kanan untuk mengaktifkan toggle “Ads” yang membuat iklan-iklan berbahaya tak muncul ke permukaan.
Cara blokir iklan di Home Screen
1. Tekan dan tahan ikon aplikasi dan buka menu info yang terbuka
2. Gulir hingga menemukan opsi “Display over other apps”
3. Gulir untuk mematikan toggle “Allow display over other apps”.
Cara blokir iklan di Wallpaper
Iklan pada wallpaper berasal dari aplikasi seperti Glance. Biasanya iklan berasal dari konten kemitraan dari dalam aplikasi. Berikut cara menghilangkannya:
1. Geser ke atas (swipe up) dari home screen untuk membuka menu app drawer
2. Pilih “Settings”
3. Gulir ke “Lock Screen”
4. Buka “Wallpaper Services”
5. Tekan tombol radio di samping “None”
Cara blokir iklan di HP Samsung
Berikut adalah cara memblokir iklan yang mengganggu di HP Samsung:
1. Buka menu Settings
2. Pilih Samsung Account
3. Masuk ke menu Privacy
4. Pilih Customization service
5. Matikan pilihan Customization this phone untuk menghentikan konten personalisasi yang biasanya mengandung iklan.
Cara blokir iklan di HP Xiaomi
Berikut adalah cara menghilangkan iklan yang mengganggu di HP Xiaomi:
1. Buka Settings di HP
2. Pilih Sandi & Keamanan
3. Masuk ke opsi Privasi
4. Lanjutkan dengan menekan Layanan Iklan
5. Matikan opsi Rekomendasi Iklan yang Dipersonalisasi
Iklan HP Xiaomi juga bisa diblokir lewat MiUI System Ads:
1. Masuk ke menu Settings
2. Pilih Sandi & Keamanan
3. Pilih Otorisasi dan pencabutan
4. Matikan opsi MiUl System Ads
Iklan di HP Xiaomi juga muncul dari Aplikasi Tema. Berikut cara mematikannya:
1. Buka aplikasi Tema
2. Pilih menu Profil dan klik Settings atau Pengaturan
KAI menerima kunjungan delegasi dari Zhengzhou Police University, Tiongkok, di Stasiun Gambir. Kunjungan ini merupakan bagian dari kolaborasi internasional dalam pengelolaan keamanan dan pelayanan publik di sektor transportasi
KAI menerima kunjungan delegasi dari Zhengzhou Police University, Tiongkok, di Stasiun Gambir. Kunjungan ini merupakan bagian dari kolaborasi internasional dalam pengelolaan keamanan dan pelayanan publik di sektor transportasi.
Rombongan delegasi terdiri atas enam orang perwakilan Zhengzhou Police University, didampingi empat orang dari Divisi Hubungan Internasional Mabes Polri disambut langsung oleh Executive Vice President of Security KAI Mayor Jenderal TNI (Mar) Nana Rukmana beserta jajaran, serta Deputy II KAI Daop 1 Jakarta Deddy Hendrady beserta jajaran.
Dalam sambutannya, pihak KAI memberikan pengantar mengenai inovasi pelayanan dan keamanan yang diterapkan di Stasiun Gambir. Acara dilanjutkan dengan paparan materi yang menjelaskan sistem pengelolaan pelayanan pelanggan, termasuk teknologi Facial Recognition (FR) untuk proses boarding yang lebih efisien. Delegasi juga mendapatkan wawasan tentang manajemen keamanan berbasis teknologi yang didukung oleh CCTV Control Room modern.
Mereka melihat langsung alur pelayanan penumpang, mulai dari pembelian tiket hingga proses boarding menggunakan FR. Selain itu, delegasi mengunjungi Ruang Video Control Room (VCR) yang berfungsi untuk memantau keamanan stasiun, Ruang Pos Kesehatan (Poskes) yang menyediakan layanan medis, dan Layanan Lost and Found yang membantu pelanggan mendapatkan kembali barang yang tertinggal. Tak ketinggalan, rombongan juga meninjau area ramah keluarga seperti taman bermain anak di hall tengah stasiun. https://discoveraynrand.com
WIKA melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan BRIN terkait dengan Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Pemanfaatannya di Kawasan Wikasatrian yang ditandatangani oleh Senior Vice President Asset Management Division WIKA, Bram Ibrahim dan Kepala Pusat Riset Ekologi dan Etnobiologi (PREE) – BRIN, Asep Hidayat S.Hut., M.Agr., Ph.D. pada Kamis (28/11) di WIKA Tower 2, Lantai
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk berupaya untuk meningkatkan kompetensinya dalam bidang konstruksi berkelanjutan, dengan fokus pada penerapan prinsip Environment, Social, dan Governance (ESG) yang diimplementasikan di setiap entitas usaha WIKA Group. Melalui pendekatan ini, WIKA siap menghadapi tantangan sekaligus meraih peluang dalam menciptakan pembangunan yang lebih hijau dan inklusif.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, WIKA melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan BRIN terkait dengan Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Pemanfaatannya di Kawasan Wikasatrian yang ditandatangani oleh Senior Vice President Asset Management Division WIKA, Bram Ibrahim dan Kepala Pusat Riset Ekologi dan Etnobiologi (PREE) – BRIN, Asep Hidayat S.Hut., M.Agr., Ph.D. pada Kamis (28/11) di WIKA Tower 2, Lantai 2.
Kerja sama ini dilakukan guna membangun sinergi riset dan inovasi antar lembaga dalam melakukan kegiatan riset konservasi tumbuhan Indonesia serta pengembangan jasa lingkungan di kawasan Wikasatrian, dengan tema “Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Manfaatnya di Kawasan Wikasatrian.”
Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memperdalam pemahaman ilmiah terkait konservasi keanekaragaman hayati, tetapi juga sebagai model keberlanjutan yang dapat dijadikan contoh bagi kawasan lain di Indonesia dalam upaya pelestarian alam dan pemanfaatannya secara bijaksana. https://perfumista.net
Pasangan calon bupati dan wakil bupati Elysa Auri-Antonius Alex Marani (AMAN) saat konvoi bersama pendukungnya untuk merayakan kemenangan Pilkada 2024. (ANTARA/HO-ZACK TONU B)
Pasangan calon bupati dan wakil bupati Teluk Wondama, Papua Barat nomor urut satu Elysa Auri-Antonius Alex Marani (AMAN) memimpin perolehan suara Pilkada Serentak Tahun 2024 versi hitung cepat (quick count) juga perhitungan manual dari TPS yang dilakukan oleh sejumlah lembaga.
Hingga Jumat (29/11), pasangan AMAN masih unggul dengan raihan 11.403 suara atau sebesar 58,50 persen. Jumlah itu berdasarkan suara masuk dari 98 TPS atau 96,1 persen dari total 102 TPS.
Sementara pesaing mereka, pasangan Hendrik Mambor-Andarias Kayukatuy (HEMAT) mendulang 8.089 suara atau 41,50 persen.
Calon bupati Elysa Auri di Wasior, Jumat, menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan masyarakat Teluk Wondama. Kemenangan yang diperoleh AMAN merupakan kemenangan seluruh masyarakat Teluk Wondama.
“Kemenangan ini adalah kemenangan seluruh masyarakat Teluk Wondama. Baik yang memilih saya dan Pak Marani maupun yang tidak memilih kami berdua. Kita semua satu untuk Kabupaten Teluk Wondama,” ujarnya.
Ketua Tim Pemenangan paslon AMAN Bernadus Imburi mengingatkan massa pendukung agar tidak berlebihan dalam ekspresikan kegembiraan.
Imburi menegaskan Auri-Marani adalah bupati untuk seluruh masyarakat Teluk Wondama, bukan hanya untuk kelompok pendukung saja.
Karena itu juga minta pendukung AMAN tetap menghormati pendukung paslon lain yang menjadi rival dalam Pilkada.
“Tak boleh ada yang satu lagi. Satu sudah habis, kita sudah menang jadi kita semua jalan lihat siapa saja kita melambai-lambai tangan. Kita bergembira dan kita senang,” ujar mantan Bupati Teluk Wondama periode 2016-2021 itu. https://politicsoftrust.net
Pengunjung merasakan pengalaman mengendarai mesin pertanian di Konferensi Tingkat Tinggi Internasional tentang Sistem Satelit Navigasi BeiDou di ZhuZhou, Provinsi Hunan, China tengah, pada 24 Oktober 2024. (ANTARA/Xinhua/Dai Bin)
China berencana akan mengembangkan sistem satelit navigasi BeiDou generasi berikutnya, yang secara teknologi akan lebih maju dan secara fungsional akan lebih kuat, serta menawarkan layanan yang berkualitas lebih tinggi.
Tiga satelit eksperimental dari sistem navigasi tersebut dijadwalkan akan diluncurkan sekitar 2027, sementara penyebaran jaringan akan dimulai sekitar 2029 dan akan rampung pada 2035. China menargetkan pencapaian kemajuan teknologi penting per 2025, sebagaimana ditunjukkan di dalam sebuah laporan yang dirilis pada Kamis (28/11) dalam simposium peringatan 30 tahun pembangunan Sistem Satelit Navigasi BeiDou (BDS) milik negara tersebut.
Sistem BeiDou generasi berikutnya akan memberikan navigasi, pemosisian, dan pengaturan waktu yang sangat akurat dan aktual dengan tingkat presisi mulai dari meter hingga desimeter, ungkap Kantor Navigasi Satelit China.
Sistem tersebut akan bercirikan ketepatan dan keandalan, aksesibilitas tanpa batas, kemampuan cerdas, integrasi jaringan, dan fleksibilitas yang dapat disesuaikan, ujar kepala perancang BDS Yang Changfeng
Selain itu, sistem tersebut juga akan memberikan cakupan yang komprehensif ke terminal-terminal pengguna yang membentang dari permukaan bumi hingga kedalaman ruang angkasa.
BDS buatan China mulai dibangun pada 1994. Pembangunan BDS-1 dan BDS-2 masing-masing rampung pada 2000 dan 2012.
Ketika BDS-3 selesai dibangun dan mulai beroperasi pada 31 Juli 2020, China menjadi negara ketiga yang memiliki sistem satelit navigasi global independen. Dibandingkan dengan sistem navigasi satelit global lainnya yang menggunakan konfigurasi konstelasi orbit tunggal, konstelasi orbit hybrid pada BDS dipandang sebagai “solusi China”.
BDS-3 terdiri dari 24 satelit orbit Bumi menengah, tiga satelit orbit Bumi geostasioner, dan tiga satelit orbit geosinkron miring, sehingga menjadi standar baru bagi sistem navigasi satelit global.
BDS generasi berikutnya akan “mengoptimalkan struktur konstelasi tersebut guna membentuk konstelasi campuran dari orbit Bumi tinggi, menengah, dan rendah,” ungkap wakil kepala perancang BDS Xie Jun.
BDS generasi berikutnya juga akan dilengkapi infrastruktur darat yang terintegrasi dan efisien, yang memastikan pengoperasian tanpa gangguan, pembagian data (data sharing), serta alokasi sumber daya yang fleksibel.
Layanan BDS dan produk-produk terkait telah diekspor ke lebih dari 130 negara, memberikan pilihan yang beragam kepada pengguna dan pengalaman penerapan yang lebih baik, serta mendorong pengembangan industri, papar sebuah buku biru yang dirilis pada Oktober. https://senyaporiginac.org