Wamenperin sebut keputusan insentif motor listrik diumumkan Agustus

Wamenperin sebut keputusan insentif motor listrik diumumkan Agustus

Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza menyatakan bahwa insentif untuk kendaraan roda dua di segmen elektrik, bakal diumumkan pada Agustus sesuai dengan rencana yang sudah ditentukan sebelumnya.

“Tetap Agustus, ya. Mudah-mudahan semua on the track,” kata Faisol Riza saat dijumpai di Jakarta, Senin.

Untuk menyesuaikan agenda atau target pengesahan tersebut, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan kementerian terkait, yakni Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Tidak hanya itu saja, kebijakan ini juga nantinya bakal dibahas dalam Rapat Kordinasi Terbatas (Rakotas).

Menurut dia, insentif untuk kendaraan roda dua di segmen elektrik memang sangat dibutuhkan oleh industri otomotif, dengan adanya insentif tersebut dapat menumbuhkan minat masyarakat untuk beralih ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan.

Tidak hanya masyarakat yang membutuhkan insentif tersebut, Faisol Riza juga menyatakan bahwa insentif juga sangat dibutuhkan oleh pelaku industri, termasuk asosiasi yang menggawangi sepeda motor listrik di Tanah Air.

“Jadi, belum ada perubahan yang pasti bahawa insentif itu memang dibutuhkan sebagaimana diinginkan oleh asosiasi. Kami juga merespons, memang skemanya belum bisa kami putuskan (untuk saat ini),” jelas dia.

Sebelumnya, Faisol Riza juga telah memberikan sinyal terkait pemberian insentif sepeda motor listrik tetap akan dilanjutkan tahun ini.

Faisol saat ditemui di Kantor Kementerian Perindustrian (Kemenperin) di Jakarta, Selasa (1/7), mengungkapkan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani sudah menyetujui anggaran subsidi sepeda motor listrik tahun 2025 sebesar Rp250 miliar.

“Rapat terakhir secara langsung disetujui sebenarnya oleh Bu Menkeu (Sri Mulyani). Waktu itu cari angka (besaran subsidi) berapa, terus ada atau tidak (anggarannya),” ungkap Wamenperin.

Namun, ia mengatakan masih memerlukan diskusi lebih lanjut bersama kementerian teknis terkait dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian soal skema insentif ini.

Wamenperin mengatakan, ada sejumlah usulan skema pemberian insentif sepeda motor listrik, yaitu mengikuti skema lama dengan pemberian potongan subsidi Rp7 juta per unit yang dibeli, atau disamakan dengan pemberian insentif Bea Masuk Ditanggung Pemerintah (BMDTP)

DPR dorong revitalisasi STTT Bandung untuk jawab kebutuhan industri

DPR dorong revitalisasi STTT Bandung untuk jawab kebutuhan industri

Komisi VII DPR RI mendorong pemerintah untuk melakukan revitalisasi terhadap Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil (STTT) Bandung melalui pembaruan kurikulum dan peningkatan fasilitas penunjang guna menyesuaikan dengan kebutuhan industri tekstil yang terus berkembang.

Anggota Komisi VII DPR RI, Ilham Permana, menilai saat ini sekolah tinggi milik negara seperti STTT mengalami penurunan minat dari masyarakat karena banyak yang menilai kurang relevannya lembaga-lembaga tersebut untuk diserap pada industri.

“Saat ini sekolah tinggi milik pemerintah seperti STTT mulai kehilangan pesonanya. Padahal dulu menjadi primadona karena lulusannya langsung terserap industri. Salah satu penyebabnya adalah kurikulum yang belum mengikuti perkembangan zaman,” kata Ilham selepas melakukan kunjungan kerja spesifik ke STTT Bandung, Senin.

Menurutnya, revitalisasi perlu dilakukan, karena ada penilaian kurikulum yang diterapkan STTT belum sepenuhnya adaptif terhadap kebutuhan industri modern di tengah era digitalisasi dan disrupsi teknologi.

Selain itu, keterbatasan fasilitas serta kerja sama industri juga yang belum relevan dengan kondisi dan tantangan industri tekstil masa kini masih jadi hambatan atas minat masyarakat.

“Kita sudah memasuki era digital, namun belum saya lihat ada kurikulum yang mengarah ke sana. Fasilitasnya juga masih kurang. Begitu juga kerja sama dengan dunia industri, harus ditinjau ulang agar benar-benar sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ilham mendorong seluruh lembaga vokasi di bawah Kementerian Perindustrian di Indonesia, untuk melakukan transformasi menyeluruh, mulai dari pembaruan perangkat pembelajaran, penguatan koneksi industri, hingga peningkatan daya saing lulusan agar mampu menjawab tantangan global.

“Lembaga vokasi seperti STTT harus menjadi tulang punggung keberlanjutan SDM di sektor tekstil. Oleh karena itu, kami mendorong adanya revitalisasi menyeluruh, baik dari sisi alat, teknologi, maupun kurikulum, agar selaras dengan kebutuhan industri yang terus berubah,” ucapnya.

Ilham optimistis, jika revitalisasi dilakukan secara menyeluruh dan tepat sasaran, maka STTT akan kembali menjadi pilihan utama bagi lulusan SMK maupun SMA untuk melanjutkan pendidikan tinggi di bidang vokasi industri.

“Kalau ini dilakukan dengan serius, STTT akan kembali diminati. Dan dari sinilah akan lahir generasi penerus bangsa yang tidak hanya berkualitas, tapi juga mampu menjawab kebutuhan pasar secara nyata,” tuturnya.

Hakim PN Medan vonis penjual sabu satu kilogram penjara 19 tahun

Hakim PN Medan vonis penjual sabu satu kilogram penjara 19 tahun

Majelis hakim Pengadilan Negeri Medan, Sumatera Utara, menjatuhkan vonis 19 tahun penjara kepada Ari Ardian (37), terdakwa penjual narkoba jenis sabu seberat satu kilogram.

“Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Ari Ardian dengan pidana penjara 19 tahun dan denda Rp2 miliar subsider enam bulan penjara,” kata Hakim Ketua Efrata Happy Tarigan di Pengadilan Negeri Medan, Senin.

Hakim menyatakan terdakwa Ari merupakan warga Jalan Teh 1, Perumnas Simalingkar, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, terbukti melanggar Pasal 114 ayat (2) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Perbuatan terdakwa diyakini terbukti bersalah melakukan tindak pidana narkoba dengan menjual sabu-sabu seberat satu kilogram,” kata Hakim Efrata.

Setelah membacakan putusan, Hakim Ketua Efrata memberikan waktu tujuh hari kepada terdakwa Ari dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Belawan menyatakan sikap atas vonis tersebut.

“Terdakwa dan penuntut umum diberikan waktu tujuh hari menyatakan sikap, apakah mengajukan upaya hukum banding atau menerima vonis ini,” jelas Efrata.

Vonis tersebut lebih ringan daripada tuntutan JPU Kejari Belawan Bella Azigna Purnama sebelumnya menuntut terdakwa Ari dengan pidana 20 tahun penjara.

“Terdakwa juga dituntut dengan membayar denda sebesar Rp2 miliar, dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar maka diganti dengan pidana selama delapan bulan penjara,” kata JPU Bella.

JPU Bella dalam surat dakwaan menyebutkan terdakwa Ari ditangkap saat hendak menjual sabu satu kilogram oleh anggota kepolisian dari Polda Sumut pada Selasa (22/10/2024).

Terdakwa ditangkap ketika hendak menjual sabu kepada seseorang bernama Air di Gang Olahraga, Jalan Air Bersih Ujung, Kelurahan Sudirejo 1, Kecamatan Medan Kota,” ujar Bella.

Saat diinterogasi, kata dia, terdakwa Ari mengaku bahwa dirinya disuruh oleh Susal Mina (DPO), untuk menjual sabu seberat satu kilogram tersebut.

“Terdakwa dijanjikan akan mendapatkan upah senilai Rp20 juta jika berhasil menjual sabu-sabu seharga Rp330 juta tersebut,” tutur JPU Bella.

Wamenperin percaya GIIAS dapat dongkrak penjualan otomotif tahun ini

Wamenperin percaya GIIAS dapat dongkrak penjualan otomotif tahun ini

Wakil Menteri Perindustrian Fasiol Riza percaya bahwa pameran Gaikindo Indonesia International Auto Shwo (GIIAS) 2025 yang bakal berlangsung pada 23 Juli hingga 3 Agustus 2025 di ICE BSD, Tangerang, dapat mendongkrak penjualan otomotif tahun ini.

“GIIAS yang berlangsung akhir Juli nanti, tentu itu akan semakin memeriahkan pasar otomotif dan menjadi peningkatan untuk industri otomotif,” kata Faisol Riza di Jakarta, Senin.

Hadirnya hajatan otomotif terbesar di Indonesia ini juga dapat menjadi wadah untuk meningkatkan rasio kepemilikan kendaraan di masyarakat. Menurut dia, tingkat rasio kepemilikan kendaraan roda empat masih tertinggal dengan negara-negara tetangga lainnya.

Dalam pidatonya, rasio kepemilikan kendaraan di Indonesia masih minim yakni 99/1.000. Artinya, dari setiap 1.000 orang di Indonesia, ada sekitar 99 mobil yang dimiliki.

“Indonesia tingkat kepemilikan mobilnya ini 99/1.000 penduduk, kita masih jauh dengan negara tetangga,” ucap dia.

Dengan masih minimnya kepemilikan kendaraan, menjadi peluang yang sangat terbuka untuk para produsen otomotif yang ada di Tanah Air dalam menjajakan produk-produk mereka untuk konsumen di Indonesia.

Dalam keterangan resmi Gaikindo yang diterima ANTARA pada Senin, ajang tahun ini bakal dimeriahkan oleh 120 jenama yang berkutik di dalam industri otomotif mulai dari produsen kendaraan, hingga produsen pendukung lainnya.

“Kehadiran peserta dari industri pendukung menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari GIIAS 2025. Mereka membawa ragam inovasi, teknologi, dan solusi otomotif yang melengkapi pengalaman pengunjung,” ujar Ketua III GAIKINDO yang juga merupakan Ketua Penyelenggara Pameran GIIAS, Rizwan Alamsjah.

GIIAS 2025 tidak hanya menghadirkan deretan kendaraan terbaru, tetapi juga menghadirkan berbagai inovasi dan teknologi dari para pelaku industri pendukung yang berperan penting dalam industri otomotif nasional.

Tahun ini, peserta industri pendukung seperti velg, audio kendaraan, ragam aksesori, hingga teknologi pendukung kendaraan akan menempati area Hall 11, serta tersebar di sepanjang area pre-function Hall 1 hingga Hall 10 ICE BSD.

Rizwan menyampaikan bahwa kehadiran peserta industri pendukung bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian penting dalam penguatan industri otomotif nasional.

Prabowo: Gudang, gerai simpan pinjam, apotek ada di Kopdes Merah Putih

Prabowo: Gudang, gerai simpan pinjam, apotek ada di Kopdes Merah Putih

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan berbagai fasilitas untuk mempermudah kehidupan masyarakat ditargetkan tersedia di setiap unit Koperasi Desa/Koperasi Kelurahan Merah Putih, di antaranya gudang untuk menyimpan hasil panen petani, gudang berpendingin (cold storage​​​​​​​), gerai simpan pinjam, bahkan apotek.

Oleh karena itu, Presiden pun meminta seluruh kepala desa dan lurah untuk turut andil berkontribusi memajukan Koperasi Desa (Kopdes)/Koperasi Kelurahan (Kopkel) Merah Putih di daerahnya masing-masing, salah satunya dengan mengalokasikan anggaran dari Dana Desa untuk pengembangan koperasi.

“Tiap desa akan punya gudang, jadi, hasil (panen) kalau belum mampu dijual, simpan. Di gudang, ada pendingin. Jadi, kalau mangga-mangga itu bisa dijaga dulu, bisa bikin es tiap desa. yang desain lain, akan punya pendingin yang lebih besar untuk bikin es dan untuk menjaga (kesegaran) ikan. Kemudian, sebelahnya gudang, akan ada gerai-gerai. Ada gerai untuk sembako, ada gerai untuk simpan pinjam, berarti Himbara, bank-bank itu bisa punya kehadiran di tiap desa,” kata Presiden Prabowo saat peluncuran Kopdes/Kopkel Merah Putih di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin.

Presiden melanjutkan Kopdes/Kopkel Merah Putih juga dirancang untuk punya gerai apotek, sehingga tiap desa punya minimal satu apotek yang menjual obat-obat generik yang terjangkau untuk masyarakat.

“Untuk mereka yang benar-benar tidak mampu, ya kita upayakan nggak bayar. Kita upayakan, yang mengupayakan Menteri Keuangan (Sri Mulyani Indrawati),” ujar Presiden.

Presiden kemudian berkelakar Menteri Keuangan Sri Mulyani semakin stress manakala dibebani berbagai permintaan untuk menyediakan anggaran, termasuk untuk menyalurkan obat-obatan bagi mereka yang benar-benar tidak mampu.

Nggak apa-apa Bu. Ini mulia, nama Ibu kan Sri Mulyani, jadi harus yang mulia-mulia Bu. Ibu akan dicintai oleh semua desa seluruh Indonesia. Biar yang galak Presidennya aja,” kata Presiden kepada Sri Mulyani yang kemudian disambut dengan gelak tawa dan riuh tepuk tangan tamu undangan.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga menyebut anggaran untuk Koperasi Desa itu tersedia, salah satunya bisa dari Dana Desa.

“Dananya untuk desa ada Rp1 miliar satu tahun, dan sudah berjalan 10 tahun. Yang repot, Rp1 miliar kadang-kadang bekasnya nggak kelihatan. Para kepala desa tolong ini untuk rakyat! Jadi, upaya ini nilainya adalah kurang lebih Rp2 miliar satu tahun, Rp2 miliar bangunnya, Rp2 miliar sampai dengan Rp2,5 miliar. Bisa jadi lebih murah, karena ternyata desa-desa, kecamatan, kabupaten punya aset-aset yang tidak dipakai sehingga bisa kita kurangi cost​​​​​​​, tetapi dengan Dana Desa itu ternyata kita bisa membiayai semua ini,” kata Presiden.

Menurut Presiden, anggaran yang dialokasikan dari Dana Desa ke Kopdes/Kopkel Merah Putih itu juga akan kembali ke desa. Presiden mencontohkan saat ini ada bisnis penyalur LPG, penyalur pupuk, penyalur sembako yang telah beroperasi di Koperasi Desa Merah Putih, kemudian targetnya setiap koperasi akan dilengkapi dengan dua kendaraan angkut, yaitu satu unit truk pick up ukuran standar, dan satu pick up yang lebih kecil atau becak motor (bentor).

“Kalau (kendaraan) tidak dipakai untuk angkut barang, bisa dipakai untuk antar anak sekolah, dan bisa juga membantu ibu-ibu jualan ke pasar. Jadi, dengan dua kendaraan tiap desa, saya berharap rantai distribusi akan diperlancar. Nanti saya berharap hasil ikan kita akan sampai ke semua desa di Indonesia supaya (asupan) protein naik. Tiap keluarga harus makan protein yang cukup. Tiap anak harus makan protein yang cukup, 1 kilogram ikan kita perhitungkan bisa. Sekilo (ikan) bisa sampai di desa dengan harga Rp60.000 mungkin bisa di bawah,” ujar Presiden.

DPR: Kawal menyeluruh industri tekstil untuk ekonomi hijau

DPR: Kawal menyeluruh industri tekstil untuk ekonomi hijau

Komisi VII DPR RI menekankan pentingnya pengawalan menyeluruh industri tekstil nasional, mulai dari ketersediaan bahan baku, penyediaan SDM unggul, hingga pengelolaan limbah, guna mendorong terciptanya ekonomi yang berkelanjutan lewat industri hijau.

Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, dalam kunjungan kerja spesifik ke Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil (STTT) Bandung, Senin, menyebutkan industri tekstil memiliki potensi besar sebagai penyumbang pendapatan negara, namun tantangan besar masih dihadapi, mulai dari ketergantungan pada impor bahan baku hingga rendahnya penerapan prinsip industri hijau di dalam negeri.

Menurut Novita, salah satu yang perlu perhatian adalah persoalan ketergantungan bahan baku tekstil dari luar negeri. Di mana berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, Indonesia masih mengimpor produk tekstil dari Tiongkok sebesar 2,19 ton atau setara dengan 8,94 miliar dolar AS.

“Masalah tekstil ini harus dikawal dari hulu sampai hilir. Bukan hanya peningkatan anggaran pendidikan vokasi seperti STTT, persoalan bahan baku harus jadi perhatian. Kalau kita diam dan terus bergerak lambat, industri dalam negeri akan semakin terjepit oleh tekanan barang impor. Kita harus tegas, jangan sampai industri dalam negeri terus berguguran,” kata Novita.

Selain itu, lanjut Novita, industri hijau harus digalakkan guna memberikan kepastian keberlanjutan pada industri tekstil, salah satu caranya, dengan peningkatan investasi dari pemerintah kabupaten/kota, provinsi dan pusat untuk pengolahan limbah.

“Hadirnya pengelolaan limbah, penting demi lahirnya industri hijau yang berkualitas di Indonesia,” ujar dia.

Ia mengungkapkan, hingga saat ini, penerapan industri hijau di sektor tekstil masih terbatas, di mana hanya sekitar 35 persen perusahaan yang telah menerapkan prinsip tersebut.

“Pengelolaan limbah ini belum menjadi perhatian serius, bahkan di tingkat industri rumah tangga. Karena itu, kepala daerah harus berani berinvestasi dalam sistem pengolahan limbah tekstil agar tidak menjadi bom waktu,” tambah Novita.

Novita juga mengingatkan bahwa lambatnya transisi menuju industri hijau akan memperburuk kondisi sektor manufaktur nasional, terutama di tengah tekanan krisis energi global.

“Dengan Industri hijau kita masih rendah, hanya 35 persen. Kita butuh percepatan. Sertifikasi hijau harus dibuka lebih luas, dan investasi pada teknologi pengolahan limbah harus segera disiapkan. Ini butuh dukungan penuh dari pemerintah,” tuturnya.

Visinema umumkan pembuatan film “Perang Jawa” didasari riset sejarawan

Visinema umumkan pembuatan film "Perang Jawa" didasari riset sejarawan

Visinema Pictures secara resmi mengumumkan pembuatan film terbaru berjudul “Perang Jawa” yang mengangkat kisah Pangeran Diponegoro melalui pendekatan historis berbasis riset sejarawan Peter Carey tentang perlawanan Diponegoro yang terjadi antara tahun 1825 hingga 1830.

Film “Perang Jawa” disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko dan diproduseri secara eksekutif oleh Gita Wirjawan.

“Film ‘Perang Jawa’ diproduksi dengan optik dari riset yang dilakukan oleh Bapak Peter Carey yang meneliti sosok seorang Pangeran Diponegoro,” ujar Angga saat konferensi pers di kawasan Senayan, Jakarta, Senin.

Peter Carey, penulis buku “The Power of Prophecy: Prince Dipanagara and the End of an Old Order in Java, 1785–1855”, juga terlibat langsung sebagai konsultan dalam pembuatan film itu.

Angga mengatakan riset Peter menjadikan film “Perang Jawa” memiliki figur sentral yang berbeda dari drama epik tahun 1979 berjudul “November 1828” karya sutradara Teguh Karya.

Namun Carey sendiri mengakui kehebatan visual film “November 1828”, bahkan memujinya sebagai “maha karya” karena komitmen Teguh Karya dalam detail artistik yang aktual.

“Teguh Karya bahkan menyingkirkan tumbuhan yang tidak tumbuh pada 1828 dari lokasi pengambilan gambar demi menampilkan detail artistik yang sempurna,” kata Peter.

Namun, fokus “Perang Jawa” akan berbeda. Berdasarkan penelitian Carey, figur Pangeran Diponegoro adalah tokoh utama dan paling dominan dalam peperangan lima tahun (1825-1830) tersebut.

“Saya perhatikan bahwa ini adalah sesuatu yang sangat khas, di mana kita melihat desa di Kulon Progo menjelang November 1828 ketika Kyai Mojo membelot kepada Belanda, dan ada kisah di dalam desa tersebut, dan pada akhirnya kita hanya melihat Pangeran Diponegoro yang tidak masuk sama sekali dalam film tersebut, hanya pada akhirnya kita melihat sosok Sentot di atas kuda, bukan?” kata Peter.

Komitmen tinggi pada sejarah yang ditunjukkan pembuat film “Perang Jawa” terinspirasi oleh semangat “Cut Nyak Dien” karya Eros Djarot dan diperankan oleh aktris Christine Hakim.

“Inspirasi itu dilahirkan dari sebuah film yang setelah tiga dekade masih punya dampak yang besar terhadap bangsanya,” ujar Angga.

Ia berharap “Perang Jawa” dapat melanjutkan “estafet” dampak positif yang sama.

Pengumuman itu bertepatan dengan 200 tahun dimulainya Perlawanan Diponegoro yang dimulai pada 20 Juli 1825, ketika pemerintah kolonial memaksakan pembangunan jalan di atas tanah leluhur Pangeran Diponegoro.

Tindakan pemaksaan oleh pihak kolonial Belanda menjadi titik awal salah satu perang paling berdarah dan menentukan dalam sejarah Asia Tenggara.

Film “Perang Jawa” dijadwalkan mulai diproduksi pada 2027 dan diharapkan untuk tayang di bioskop mulai tahun 2028.

Erick Thohir kembali soroti penyelesaian akhir Timnas Indonesia

Erick Thohir kembali soroti penyelesaian akhir Timnas Indonesia

Ketua Umum PSSI Erick Thohir kembali menyoroti penyelesaian akhir Timnas U-23 Indonesia ketika tak mampu mencetak gol ke gawang Malaysia dalam laga terakhir Grup A Kejuaraan ASEAN U-23 2025.

Dalam laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin, penyelesaian akhir yang buruk membuat Garuda Muda mengakhiri laga dengan skor 0-0.

“Tapi saya rasa beberapa peluang yang di depan gawang, kalau para penyerang kita sabar, saya rasa kesempatannya ada,” kata Erick saat ditemui awak media di mixed zone SUGBK, Senin.

Indonesia pada pertandingan ini menguasai bola sebanyak 69 persen, demikian catatan dari Instagram timnas Indonesia. Mereka melesatkan 11 tembakan yang tiga di antaranya tepat sasaran, namun tak ada gol yang tercipta.

Erick mengapresiasi penguasaan bola Indonesia melawan Malaysia, termasuk juga pada dua pertandingan sebelumnya melawan Brunei Darussalam dan Filipina. Namun, sekali lagi ia mengingatkan penyelesaian akhir Indonesia untuk segera membaik.

Ini adalah kali kedua dia mengkritik penyelesaian akhir tim Garuda Muda setelah pada kedua melawan Filipina pekan lalu, saat mereka menang 1-0 melalui gol bunuh diri pemain lawan.

“Kalau penguasaan bola, dua pertandingan luar biasa tingginya. Lalu umpan hari ini aja, passingnya 89 persen. Saya rasa angka yang baik. Finishing yang mesti
ditingkatkan,” kata dia.

Dengan hasil ini, Indonesia lolos ke semifinal Kejuaraan ASEAN U-23 karena menjadi juara Grup A dengan tujuh poin. Di semifinal yang akan dimainkan pada Jumat (25/7) di SUGBK, Indonesia akan bertemu dengan juara dari Grup C, yang kemungkinan diraih oleh Thailand.

Ditanya bagaimana penilaiannya melihat tiga pertandingan Garuda Muda, Erick mengaku cukup puas. “Ya puas, tapi harus ditingkatkan finishing. Puas karena tujuh poin, lolos ke semifinal, pola permainan sudah baik, tapi finishing yang perlu ditingkatkan,” kata pria yang juga menjadi Menteri BUMN itu.

“Seperti yang saya bilang, 8-0 lawan Brunei, bukan menjadi ukuran yang maksimal. Di pertandingan Filipina dan Malaysia, itu yang harus terus ditingkatkan. Dan ternyata benar, pola permainan baik, finishing belum maksimal,” tutup dia.

Kurang kedekatan orang tua picu anak terjerumus tindakan kriminal

Kurang kedekatan orang tua picu anak terjerumus tindakan kriminal

Psikolog anak dan keluarga lulusan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Sani B. Hermawan menyampaikan kurangnya kedekatan orang tua bisa menjadi faktor penyebab anak terjerumus melakukan tindakan kriminal.

“Sebenarnya anak itu kan lagi belajar dari apa yang dia lihat, ketahui, tonton. Kemudian belajar dari nilai arahan orang tua,” kata Sani, ketika dihubungi ANTARA di Jakarta, Senin.

Psikolog yang juga menjabat Direktur Lembaga Psikologi Daya Insani itu mengatakan terkadang anak masih belum memiliki nalar untuk memilih yang benar sehingga terpengaruh lingkungan.

Hal ini lantaran prinsip atau value yang ditanamkan dari keluarga juga kurang dari kedekatan, komunikasi, keterbukaan dengan anak.

“Kurangnya kegiatan bersama anak, sehingga nilai baik yang diajarkan orang tua tidak sampai ke anak. Bahkan anak lebih menyerap nilai-nilai yang dianut lingkungan yang salah dari yang dia tonton atau dari pengaruh orang,” ujar dia.

Anak yang kurang mendapat nilai dari keluarga juga memengaruhi dalam meregulasi emosinya saat menghadapi keinginan yang belum terpenuhi, akibatnya mereka bisa bertindak agresif atau kekerasan.

“Jadi anak-anak misalnya dia mau menginginkan sesuatu tapi tidak tahu caranya bisa juga dia melakukan hal yang salah atau tadi mengontrol emosi gagal. Kemudian dia melakukan kekerasan termasuk kita sebut dengan kriminal,” imbuh dia.

Sani menekankan perlu turun tangannya orang tua dan keluarga dalam hal pendidikan pada anak remaja. Dengan adanya pendekatan dari sisi spiritual dan aspek psikologis sebagai langkah preventif agar anak tidak terjerumus ke dunia kejahatan.

Kemudian, orang tua disarankan bekerja sama dengan guru, mendekati lingkungan anak, hingga memahami apa yang terjadi pada anak.

“Kalau kita tahu apa yang terjadi pada anak dan kita bisa paham, rasanya mudah-mudahan juga anak bisa terhindar dari bahaya atau dari kenekatan dia melakukan kejahatan,” tutur dia.

Rekrutan anyar tiba, Arteta yakin Arsenal siap naik level musim depan

Rekrutan anyar tiba, Arteta yakin Arsenal siap naik level musim depan

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta menyatakan kegembiraannya setelah klub berhasil memboyong sejumlah pemain berkualitas di awal jendela transfer.

Menurutnya, para rekrutan baru ini memberikan momentum bagi The Gunners untuk meningkatkan level permainan mereka di musim mendatang.

“Mereka membawa kegembiraan baru, energi baru juga,” kata Arteta yang dilansir di laman resmi klub pada Selasa.

Arsenal, yang menjadi runner-up Liga Premier dalam dua musim terakhir, telah secara aktif memperkuat skuadnya.

Mereka sukses merekrut pemain sayap Noni Madueke dan penjaga gawang Kepa Arrizabalaga dari Chelsea, serta gelandang Christian Norgaard dari Brentford dan Martin Zubimendi dari Real Sociedad.

“Kami juga telah merekrut pemain-pemain yang sangat penting. Sekali lagi, semua orang merasa level mereka harus naik ke tingkat yang berbeda, dan itulah yang kami cari,” tambahnya.

Arteta juga memuji kecepatan dan dukungan klub dalam proses transfer, yang membuat para pemain baru bisa ikut dalam persiapan pramusim.

“Idealnya, Anda ingin (transfer) selesai pada hari pertama pramusim. Kami telah melakukannya dengan sangat, sangat baik sejauh ini. Saya sangat senang dengan cara klub mendukung kebutuhan dan peningkatan yang kami perlukan dalam tim.”

Arsenal saat ini sedang berada di Singapura dalam tur pramusim mereka. The Gunners dijadwalkan menghadapi AC Milan di Stadion Nasional Singapura pada Selasa pagi (22/7) sebelum bermain melawan Newcastle United lima hari kemudian (27/7) di stadion yang sama.

Meski puas, Arteta mengindikasikan bahwa aktivitas transfer Arsenal belum berakhir. Striker Swedia, Viktor Gyokeres, yang mencetak 54 gol dalam 52 pertandingan untuk Sporting musim lalu, juga santer dikabarkan akan segera merapat ke Emirates Stadium.

“Masih ada waktu panjang di jendela transfer, dan kami sedang mencari. Dari segi jumlah, kami masih kurang, dan kami harus meningkatkan kedalaman serta kualitas skuad,” tegas Arteta.